Lebih Besar Ormas Ketimbang Pendidikan

Dalam tiga tahun terakhir, Pemerintah Kota Bandung lebih senang bagi-bagi uang untuk organisasi masyarakat dibanding kebutuhan krusial.

Pada tahun 2005, melalui APBD perubahan Kota Bandung, bantuan keuangan untuk organisasi kemasyarakatan dan organisasi profesi ditingkatkan dari Rp. 25.96 miliar menjadi Rp 96,89 miliar. Kebutuhan belanja Pemerintah ditingkatkan dari Rp. 1,13 triliun menjadi Rp. 1,16 triliun.

Alhasil, APBD 2005 membukukan angka defisit sebesar Rp. 9,7 miliar. Pada tahun 2006, alokasi bantuan keuangan mencapai angka 128,1 miliar. Dari jumlah itu, bantuan yang ditujukan untuk komunitas pendidikan hanya sebesar 0.53%. Bantuan untuk Ormas, organisasi profesi, dan partai politik masing-masing mencapai 5,49%, 0,44%, dan 0,06%.

Jika diuangkan, besaran bantuan keuangan untuk Ormas, organisasi profesi, dan partai politik mencapai angka Rp 97.511.000.000,00. Tabel 1.1. memperlihatkan besaran dan komposisi bantuan keuangan APBD 2006.
 

Tabel. 1.1

Belanja Bantuan Keuangan APBD Kota Bandung

TA 2006

Belanja Bantuan Keuangan APBD TA 2006

% Thdp APBD

Operasional bantuan kesehatan

 Rp          14.519.500.000,00

0,89%

Kepada pemerintah kelurahan

 Rp            5.436.000.000,00

0,33%

Organisasi kemasyarakatan

 Rp          89.391.000.000,00

5,49%

Organisasi profesi

 Rp            7.220.000.000,00

0,44%

Partai politik

 Rp              900.000.000,00

0,06%

Komunitas pendidikan

 Rp           8.662.000.000,00

0,53%

Masyarakat perekonomian

 Rp           2.051.000.000,00

0,13%

 

 

Total

 Rp       128.179.500.000,00

7,87%

                               Sumber:Rincian anggaran belanja per kode rekening, APBD TA 2006

Pada APBD 2007 yang mencapai nilai belanja total sebesar RP. 1.629.508.552.713,42, alokasi untuk belanja subsidi, hibah, dan bantuan sosial di kota Bandung juga sangat besar. Jumlahnya mencapai 202.276.570.000. Tabel 1.2. memperlihatkan komposisi belanja subsidi, hibah, dan bantuan sosial di kota Bandung untuk tahun anggaran 2007.

Pejabat di Sekretaris Daerah Kota Bandung, berkilah bahwa urusan bantuan untuk masyarakat dan organisasi masyarakat dalam APBD 2007 karena pengaruh aturan di atasnya, yaitu Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 13/2006. Uniknya, dalam permendagri tersebut menegaskan bahwa belanja hibah, bantuan sosial dan bantuan keuangan tidak boleh dialokasikan sebelum Pemerintah Daerah mampu menyelenggarakan pelayanan dasar sesuai Standar Pelayanan Minimal, seperti pendidikan.

Situasi ini memberi gambaran seberapa besarkah keberpihakan pemerintah Kota Bandung terhadap masalah pendidikan. Kalau pun dirunut pada perhitungan suara terbanyak, apakah yang dibutuhkan masyarakan Kota Bandung sebenarnya?

Instrument anggaran memiliki beberapa fungsi penting dalam konteks penyelenggaran pemerintahan. Pertama, anggaran berfungsi untuk mengalokasikan penyediaan barang dan jasa yang dibutuhkan publik. Kedua, anggaran berfungsi untuk mendistribusikan barang dan jasa publik secara merata kepada seluruh warga.

Ketiga, anggaran berfungsi untuk menciptakan kestabilan agar pertumbuhan ekonomi terjaga, serta angka pengangguran dan kemiskinan bisa diminimalkan. Keempat, anggaran semestinya menjadi alat ukur bagi pencapaian tujuan-tujuan pembangunan dan target-target kinerja pembangunan. Kelima, anggaran semestinya menjadi instrument pengawasan bagi pemenuhan fungsi-fungsi pelayanan pemerintah.

Lantas apakah distribusi anggaran untuk ormas mengurangi pengangguran dan kemiskinan?

Jawabannya tentu saja tidak. Karena angka pengangguran di Kota Bandung. Angka pengangguran di Kota Bandung cukup tinggi. Pada 2007, jumlah pengangguran di Kota Bandung mencapai 157 ribu orang. Masih tingginya angka pengangguran di Kota Bandung terjadi karena lapangan kerja yang ada belum bisa menyerap seluruh tenaga kerja. Selain itu, banyak perusahaan yang gulung tikar dan mem-PHK karyawannya. ***(gus)

2 Tanggapan

  1. kalau alokasi untuk dana pendidikan dan kesehatan APBN 2007 berapa ya?
    kalau ada infonya kirim ke abusurd_13@yahoo.com ya.
    Makasih

    Salam
    Abu

  2. tabel 1.2 kok tidak ditampilkan?????

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: