Dibalik Sanggar

NOER FAUZI

Pria yang lebih akrab disapa Oji ini lahir di Jakarta, 7 Juni 1965. Oji menyelesaikan pendidikan SD (1978), SMP (1981), SMA (1983) yang kesemuanya bertempat di Jakarta.  Setelah lulus dari SMA Oji  melanjutkan pendidikanya di Universitas Padjadjaran Bandung jurusan Psikologi dan lulus pada tahun 1990.  Setelah tamat sebagai sarjana Psikologi, ia bersama-sama psikolog lain mendirikan dan aktif di SKEPO. Pada tahun 1991, ia juga membentuk LPPP (Lembaga Pendidikan dan Pengembangan Pedesaan), dan menjabat kepala divisi pendidikan. Pada tahun 1995 terpilih sebagai Ketua Badan Pelaksana pada pembentukan Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA). Selagi masih aktif sebagai pimpinan KPA, pada tahun 1998 ia juga aktif sebagai pendidik dalam INSIST (Indonesian for Society for Social Transformation). Selain itu, di tahun 2002, ia juga menjadi pendiri dan hingga sekarang sebagai anggota KARSA (Lingkar Pembaruan Pedesaan dan Agraria). Di tahun yang sama, ia menjadi pendiri HuMa (Perkumpulan untuk Pembaharuan Hukum Berbasis Masyarakat dan Ekologis). Sepanjang karir kerja di ornop, ia sangat produktif menulis lebih dari 30 naskah yang telah diterbitkan, diantaranya; buku Petani dan Penguasa, Dinamika Perjalanan Politik Agraria Indonesia (diterbitkan oleh Insist Press bekerjasama dengan Pustaka Pelajar dan KPA, 1999); Men-siasat-i Otonomi Daerah, Panduan Fasilitasi Pengakuan dan Pemulihan Hak-hak Rakyat (diterbitkan oleh Insist Press bekerjasama dengan KPA, 2000); Bersaksi untuk Pembaruan Agraria (diterbitkan oleh Insist Press bekerjasama dengan KARSA, 2002). Karya terbarunya berjudul Gerakan-Gerakan Rakyat Dunia Ketiga, diterbitkan oleh Resist Book pada tahun 2005.

PETER  R NELWAN

Peter Nelwan lahir di Manado, 1 Juli 1947. Peter menghabiskan masa pendidikan SD (1953-1959), SMP (1959-1962), SMA (1962-1966) di Manado, dan hijrah ke Bandung pada tahun 1968 untuk mengambil gelar sarjana di Universitas Padjadjaran Bandung jurusan Psikologi dan lulus pada tahun 1980.  Pada  tahun 1984 Peter Nelwan meneruskan studinya di Universitas New Jersey Amerika, mengambil program Human Ecology jurusan Antropologi dan lulus pada tahun 1989. Saat ini dia masih menyelesaikan studinya di Universitas Radboud Belanda mengambil  program Ilmu Sosial.  Hingga kini Peter Nelwan mengajar di Fakultas Psikologi Universitas Padjadjaran Bandung. Peter pernah menjabat sebagai Sekretaris Jurusan Psikologi Perkembangan dan Pembantu Dekan untuk urusan kemahasiswaan Fakultas Psikologi Universitas Padjadjaran Bandung.  Pada tahun 1992–1996 Peter menjabat sebagai Dekan Fakultas Psikologi Universitas Kristen Maranatha Bandung.  Pada tahun 1994–2000 Peter mejabat sebagai Senior Consultant di BPI (Bina Potensia Indonesia).  Bersama Dewan Penasehat yang lain, Peter juga adalah salah satu pendiri SKEPO dan aktif didalamnya hingga sekarang.

HERIZAL EFFENDI

Herizal Effendi lahir di Bengkulu, 11 November 1966.  Dia adalah Sarjana Sastra dari Universitas Padjadjaran Bandung jurusan Bahasa dan Sastra Rusia.  Selama ini waktunya dihabiskan di dunia NGO: diawali dari Yayasan LBH Nusantara (YLBHN) sebagai Kepala Divisi HAM (1993-1996), Lembaga Pendidikan dan Pengembangan Pedesaan (LP3) sebagai Staf Divisi Pengembangan Wilayah (1994-1996), Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) sebagai Staf Resource Center (1996-1997), Asosiasi Permukiman Kooperatif (ASPEK) sebagai Kepala Divisi Informasi dan Komunikasi (1997–1999), LBH Bandung sebagai Staf Informasi dan Dokumentasi (2001-2001), Institute Social Transformative sebagai Associate Fasilitator dan Evaluator (1999–2004). Kegiatan Herizal yang masih berjalan sampai sekarang adalah aktif di SKEPO sebagai Associate Fasilitator dan Evaluator.  Selain itu, ia menjadi relawan di Kanigara Media sebagai Redaktur Pelaksana dan di Sanggar sebagai tenaga ahli. Di luar dunia Ornop, Herizal tercatat pernah menjadi official planning pada Proyek Kesehatan Propinsi II Dinas Kesehatan Propinsi Jawa Barat

ILHAM CENDIKIA

Ilham Cendikia lahir di Yogyakarta, 25 Maret 1970.  Dia memperoleh gelar insinyur dari Institut Teknologi Bandung jurusan Teknik Informatika pada tahun 1998. Pernah bekerja sebagai analis sistem dan pengembang software di Total Accees Company Jakarta (1998-1999) dan sebagai pengembang sistem informasi di Lintasbisnis.com Online News Jakarta (1999-2000). Selebihnya, dia memilih berkiprah di PATTIRO (Center for Regional Information and Studies). Pada tahun 2003-2005 Ilham bahkan dipercaya menjadi direktur eksekutif PATTIRO. Salah satu karyanya yang terbit di tengah kiprahnya di PATTIRO adalah buku berjudul Metodologi Fasilitasi Pembuatan Keputusan Partisipatif. Buku ini menjadi panduan bagi program perencanaan, monitoring dan evaluasi partisipatif.

JOKO SUSTANTO

Joko Sustanto lahir di Pemalang, 15 Mei 1969.  Selepas SMA dia melanjutkan pendidikannya di Univeritas Muhammadiyah Lampung jurusan Psikologi.  Ditengah kesibukannya merampungkan gelar sarjananya, Joko pernah menjadi Koordinator Pengembangan Kapasitas di Pusat Studi Strategi dan Kebijakan (PUSSbik) Lampung selanjutnya pada tahun 2000-an ditempat yang sama bekerjasama dengan PACT Indonesia dia dipercaya sebagai  Koordinator Program Diskusi Komunitas sekaligus menjadi Koordinator Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM).  Pada periode yang lain dia menjadi Konsultan Lokal Program Diskusi Komunitas di PACT Indonesia.   Pada periode 2003–2005 Joko menjadi Program Manager di Lembaga Pemberdayaan Buruh, Tani dan   Nelayan (LPBTN) Pimpinan Pusat Muhammadiyah.  Selain menjadi dewan penasehat di Sanggar, sampai saat ini Joko masih menjabat sebagai Koordinator Advokasi Tim Kerja Anti Korupsi  Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang bekerja sama dengan  Pengurus Besar Nahdhatul Ulama (NU) dan Partnership for Governance Reform in Indonesia. 

Joko mempunyai banyak pengalaman sebagai fasilitator, diantaranya; sebagai Fasilitator training project yang diselenggarakan oleh OTI/USAID (1999-2001), Fasilitator Training yang diselenggarakan oleh Program Partai Politik National Democratic Institute (NDI) Jakarta (2001– 2003), Fasilitator Training kerjasama antara Canadian Human Right Foundation (CHRF) dengan PAHAM (2001), Fasilitator Training yang diselenggarakan oleh Private Agencies Collaborating Together (PACT) Indonesia.  Karya publikasi yang pernah Joko buat adalah buku dengan judul `Merawat Demokrasi Melalui Diskusi; Pengalaman Program DISCUSS’ yang diterbitkan oleh PACT Indonesia tahun 2003 dan menjadi editor dalam pembuatan buku  `Membasmi Kanker Korupsi` yang diterbitkan oleh PP Muhammadiyah dan Kemitraan tahun 2004.

BOY FIDRO

Pria kelahiran Jakarta, 6 Mei 1962 ini adalah Sarjana Fisika Polimer dari Institut Teknologi Bandung – ITB. Pada tahun 1996 hingga 2000 Boy Fidro memilih untuk mengabdikan keahliannya mengajar di sebuah pelosok, yaitu SMU Bagansiapiapi, Sumatera Utara. Di sana dia mengajar  bidang studi Fisika.  Di tahun 90-an Boy pernah menjadi dosen luar biasa di beberapa Perguruan Tinggi. Beberapa perguruan tinggi yang pernah ditekuninya antara lain: Institut Teknologi Adityawarman (ITA) Bandung (1991-1994), dan Universitas Islam Jakarta, Jakarta  (1992-1994).

Sebagai orang yang peduli terhadap nasib bangsanya, kiprahnya tidak berhenti di dunia mengajar. Dia juga berkiprah di dunia NGO, yaitu di Lembaga Pendidikan Pengembangan Pedesaan Bandung sebagai Staf Bidang Pendidikan dan Pengorganisasian (1991-1995); di SKEPO Bandung (1992-sekarang) sebagai  Fasilitator/Trainer; dan di KPA Bandung (2000-2002) sebagai Manager Program Otonomi Daerah. Beberapa karya publikasinya antara lain: Modul Pelatihan Partisipatif. Panduan untuk Pelatih. Diterbitkan untuk kalangan sendiri oleh YPBHI Bandar Lampung. Boy bersama Noer Fauzi dan Erpan Faryadi menjadi Editor buku  Perlawanan Kaum Tani, Analisis terhadap Gerakan Petani Indonesia Sepanjang Orde Baru, diterbitkanYayasan Sintesa dan Serikat Petani Sumatera Utara, Medan, 1998.

BAMBANG HARRI (Alm)

Pria kelahiran Jember  5 Juli 1959 ini adalah sarjana Psikologi yang menjadi dewan penasehat di Sanggar.  Beliau adalah salah satu pendiri SKEPO dan menjadi Direktur untuk periode 2003-2005.  Bambang Harri turut menulis beberapa buku diantaranya; “Merawat Demokrasi Melalui Diskusi, Panduan Fasilitasi Diskusi Komunitas” diterbitkan Pact Indonesia, “Panduan Kader Posyandu” diterbitkan Dinas Kesehatan Jawa Barat, ”Panduan Fasilitator Civic Education Program” diterbitkan NDI-East Timor Pelatihan Membangun Serikat Buruh, Modul Kesepakatan Kerja Bersama diterbitkan LEC dan modul panduan Pelatihan “Program P2KP”. 

SUHIRMAN,

adalah ketua perkumpulan SANGGAR. Ia mengantongi dua gelar kesarjanaan Hukum dan Antropologi dari tempat yang sama yakni Universitas Padjadjaran Bandung, serta gelar Megister dalam bidang Studi Pembangunan Institut Teknologi Bandung. Saat ini tercatat sebagai Mahasiswa S3 Program Perencanaan Wilayah dan Kota ITB.  Sejak tahun 1994 bergabung sebagai staf pengajar di ITB. Disamping sebagai  akademisi di Kelompok Keahlian Pengelolaan Pembangunan dan Pengembangan Kebijakan Sekolah Arsitektur, Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan ITB, ia sekarang aktif sebagai Koordinator Orginizing Committee  Forum Pengembangan Partisipasi Masyarakat (FPPM)

Ahmad Alamsyah Saragih,

mengantongi gelar kesarjanaan dalam bidang Ekonomi dari Universitas Padjadjaran Bandung.  Alamsyah menjabat sebagai sekretaris perhimpunan  sekaligus sebagai Direktur Eksekutif Sanggar. Selain sering menjadi pakar ekonomi, pakar pengembangan ekonomi komunitas, dan pakar bidang masyarakat sipil di berbagai bidang kerja; dari tahun 1995, Alamsyah aktif di ASPEK (Asosiasi Permukiman Kooperatif), sebuah organisasi yang giat mengupayakan perumahan yang lebih terjangkau oleh masyarakat miskin. Pada tahun 1998-2001, Alamsyah menjadi kepala badan eksekutif ASPEK. Sejak tahun 2002 sampai 2005, Alamsyah lebih banyak  bekerja sebagai Koordianator Nasional pada Initiative for Local Governance Reform (ILGR) World Bank. Akan tetapi secara volunteer, dia tetap berkarya di ASPEK untuk mengadvokasi kebijakan perumahan dan mencari terobosan pembangunan perumahan yang lebih terjangkau.

 Haneda Sri Lastoto, 

adalah lulusan Universitas 17 Agustus Semarang bidang Hukum.  Selepas mendapat gelar kesarjanaanya, Sri Lastoto bergabung dengan LBH Bandung  dan menduduki jabatan direktur.  Saat ini Sri Lastoto aktif menjadi staff pengajar di Fakultas Hukum Universitas Pasundan Bandung.  Di SANGGAR dia menjabat sebagai sekretaris.    

Alvani Sulchantari,

adalah bendahara perhimpunan SANGGAR.  Lulusan Psikologi Universitas Padjadjaran Bandung ini bersama teman-teman psikolog lainnya ikut mendirikan dan aktif di SKEPO.  Prihatin akan nasib buruh wanita, tahun 1992 Alvani bergabung dengan Yayasan Perempuan Mardhika sebagai pengorganisir buruh wanita di wilayah Tangerang.  Kini ia menjabat sekretaris/kepala kantor di Forum Pengembangan Partisipasi Masyarakat (FPPM).  

Entin Sriani Muslim

Ibu dari 2 orang anak ini mendapatkan gelar kesarjanaannya dari Fakultas Psikologi UNPAD dan Magister Teknik dan Magemen Industri ITB. Sejak awal memutuskan bekerja penuh di jalur NGO. Pekerja keras dan pantang menyerah, membuatnya tetap semangat menjalani hari-hari di Sanggar sebagai Koordinator Program. Entin juga merupakan salah seorang pengagas dan pendiri Sanggar.

7 Tanggapan

  1. ini tmp apa si?……………….klo sy blh tahu.oh ya sy blh ikt sanggar ini ga,saya lulusan sarjana psikologi

    • Hallo Anton,
      Maaf kami baru merespon surat anda.
      Sanggar itu adalah LSM (lembaga swadaya masyarakat) yang memiliki perhatian dan melakukan kerja-kerja untuk memperdalam demokrasi, memperjuangkan pemenuhan hak-hak publik dan mewujudkan keadilan sosial. Sanggar memiliki sekretariat di Jl. Bojong Kaler no.22 Bandung. Jika Anda berdomisili di Bandung, silakan mampir ke Sanggar untuk mengenal kami lebih dekat lagi. Sanggar terbuka bagi siapa saja untuk bertukar pikiran, pengalaman ataupun ikut serta membantu kerja-kerja terkait isu di atas, sebagai volunter. Semakin banyak pihak yang mendukung dan melakukan kerja-kerja untuk memperdalam demokrasi, memperjuangkan pemenuhan hak-hak publik tentu akan semakin cepat pula kesejahteraan sosial terwujud, iya kan?? Sukses selalu untuk aktivitas yang anda lakukan..

  2. ada yg tau keberadaan boy firdo dmn.?? no hp nya.. pny facebook/emailnya.??
    saya muridnya dulu di bagansiapiapi. saya mau mengucapkan terima kasih kepadanya.
    trims bagi yg membantu saya

    • Hallo Rio Rinaldi,
      Maaf kami baru merespons surat anda.
      Pak Boy Fidro adalah salah seorang perintis, pendiri sekaligus guru di Jaringan sekolah gratis untuk anak-anak petani di Priangan Timur, diantaranya SMP Plus Pasawahan, Banjarsari, Ciamis 46383 dan MTs Assururon, Sarimukti, Garut, Jawa Barat. Pada waktu gempa bumi melanda beberapa wilayah Jawa Barat, beliau ikut terkena musibah tersebut. Beliau sempat terkena runtuhan rumah tinggalnya, namun kondisinya saat ini sudah sehat kembali. Berikut ini adalah nomor kontak beliau 0818 987067 beserta emailnya: boyfidro@yahoo.co.id. Semoga kerinduan anda pada guru Boy segera terobati..

  3. Saya masih menunggu terbitan jurnalnya

    Dedi Haryadi

  4. oh belom terbit jurnalnya…….

  5. Mohon penjelasan, jadi apa hubungan antara lembaga Sanggar dengan SKEPO? tks. Salam untuk teh Entin Sriani Muslim ya…sy temennya waktu kuliah🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: